Tuesday, 16 November 2010

Beda QURBAN ; Ane blm mampu berqurban, mending tau dlu jaw ah..What is qurban?

Qurban dalam istilah fikih adalah Udhiyyah yang artinya hewan yang disembelih waktu dhuha, yaitu waktu saat matahari naik. Secara terminologi fikih, udhiyyah adalah hewan sembelihan yang terdiri onta, sapi, kambing pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasriq untuk mendekatkan diri kepada Allah. Kata Qurban artinya mendekatkan diri kepada Allah, maka terkadang kata itu juga digunakan untuk menyebut udhiyyah.
Mempersembahkan persembahan kepada tuhan-tuhan adalah keyakinan yang dikenal manusia sejaka lama. Dalam kisah Habil dan Qabil yang disitir al-Qur'an disebutkan Qurtubi meriwayatkan bahwa saudara kembar perempuan Qabil yang lahir bersamanya bernama Iqlimiya sangat cantik, sedangkan saudara kembar perempuan Habil bernama Layudza tidak begitu cantik. Dalam ajaran nabi Adam dianjurkan mengawinkan saudara kandung perempuan mendapatkan saudara lak-laki dari lain ibu. Maka timbul rasa dengki di hati Qabil terhadap Habil, sehingga ia menolak untuk melakukan pernikahan itu dan berharap bisa menikahi saudari kembarnya yang cantik. Lalu mereka sepakat untuk mempersembahkan qurban kepada Allah, siapa yang diterima qurbannya itulah yang akan diambil pendapatnya dan dialah yang benar di sisi Allah. Qabil mempersembahkan seikat buah-buahan dan habil mempersembahkan seekor domba, lalu Allah menerima qurban Habil.
Qurban ini juga dikenal oleh umat Yahudi untuk membuktikan kebenaran seorang nabi yang diutus kepada mereka, sehingga tradisi itu dihapuskan melalui perkataan nabi Isa bin Maryam.Tradisi keagamaan dalam sejarah peradaban manusia yang beragam juga mengenal persembahan kepada Tuhan ini, baik berupa sembelihan hewan hingga manusia. Mungkin kisah nabi Ibrahim yang diperintahkan menyembelih anaknya adalah salah satu dari tradisi tersebut.
Dalam al-Qur'an dikisahkan:
37. 102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".
37. 103. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ).
37. 104. Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,
37. 105. sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Yang dimaksud dengan "membenarkan mimpi" ialah mempercayai bahwa mimpi itu benar dari Allah s.w.t. dan wajib melaksana- kannya.
37. 106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
37. 107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.
Sesudah nyata kesabaran dan keta'atan Ibrahim dan Ismail a.s. maka Allah melarang menyembelih Ismail dan untuk meneruskan korban, Allah menggantinya dengan seekor sembelihan (kambing).
Peristiwa ini menjadi dasar disyariatkannya Qurban yang dilakukan pada hari Raya Haji.
Persembahan suci dengan menyembelih atau mengorbankan manusia juga dikenal peradaban Arab sebelum Islam. Disebutkan dalam sejarah bahwa Abdul Mutalib, kakek Rasululluah, pernah bernadzar kalau diberi karunia 10 anak laki-laki maka akan menyembelih satu sebagai qurban. Lalu jatuhlah undian kepada Abdullah, ayah Rasulullah. Mendengar itu kaum Quraish melarangnya agar tidak diikuti generasi setelah mereka, akhirnya Abdul Mutalib sepakat untuk menebusnya dengan 100 ekor onta. Karena kisah ini pernah suatu hari seorang badui memanggil Rasulullah "Hai anak dua orang sembelihan" beliau hanya tersenyum, dua orang sembelihan itu adalah Ismail dan Abdullah bin Abdul Mutalib.
Begitu juga persembahan manusia ini dikenal oleh tradisi agama pada masa Mesir kuno, India, Cina, Irak dan lainnya. Kaum Yahudi juga mengenal qurban manusia hingga Masa Perpecahan. Kemudian lama-kelamaan qurban manusia diganti dengan qurban hewan atau barang berharga lainnya. Dalam sejarah Yahudi, mereka mengganti qurban dari menusia menjadi sebagian anggota tubuh manusia, yaitu dengan hitan. Kitab injil penuh dengan cerita qurban. Penyaliban Isa menurut umat Nasrani merupakan salah satu qurban teragung. Umat Katolik juga mengenal qurban hingga sekarang berupa kepingan tepung suci. Pada masa jahilyah Arab, kaum Arab mempersembahkan lembu dan onta ke Ka'bah sebagai qurban untuk Tuhan mereka.
Ketika Islam turun diluruskanlah tradisi tersebut dengan ayat Allah:5. 2. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi'ar-syi'ar Allah [389], dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram [390], jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya [391], dan binatang-binatang qalaa-id [392], dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keredhaan dari Tuhannya [393] dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu.
Islam mengakui konsep persembahan kepada Allah berupa penyembelihan hewan, namun diatur sedemikian rupa sehingga sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan bersih dari unsur penyekutuan terhadap Allah. Islam memasukkan dua nilai penting dalam ibadah qurban ini, yaitu nilai historis berupa mengabadikan kejadian penggantian qurban nabi Ibrahim dengan seekor domba dan nilai kemanusiaan berupa pemberian makan dan membantu fakir miskin pada saat hari raya. Dalam hadist riwayat Ahmad, Ibnu Majah dan Tirmidzi dari Zaid bin Arqam, suatu hari Rasulullah ditanyai "untuk aapa sembelihan ini?" belian menjawab: "Ini sunnah (tradisi) ayah kalian nabi Ibrahim a.s." lalu sahabat bertanya:"Apa manfaatnya bagi kami?" belau menjawab:"Setiap rambut qurban itu membawa kebaikan" sahabat bertanya: "Apakah kulitnya?" beliau menjawab: "Setiap rambut dari kulit itu menjadi kebaikan".
Qurban juga ditujukan untuk memberi makan jamaah haji dan penduduk Makkah yang menunaikan ibadah haji. Dalam surah al-Hajj ditegaskan"
22. 34. Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).Begitu juga dijelaskan:
22. 27. Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus [985] yang datang dari segenap penjuru yang jauh, [985]. "Unta yang kurus" menggambarkan jauh dan sukarnya yang ditempuh oleh jemaah haji.
22. 28. supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan [986] atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak [987]. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir. [986]. "Hari yang ditentukan" ialah hari raya haji dan hari tasyriq, yaitu tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. [987].
Dalil-dalil qurban:
1. Firman Allah dalam surah al-Kauthar: "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah". Ayat ini boleh dijadikan dalil disunnahkannya qurban dengan asumsi bahwa ayat tersebut madaniyyah, karena ibadah qurban mulai diberlakukan setelah beliau hijrah ke Madinah.
2. Hadist riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik r.a.:"Rasulullah berqurban dengan dua ekor domba gemuk bertanduk, beliau menyembelihnya dengan tangan beliau dengan membaca bismillah dan takbir, beliau menginjakkan kakinya di paha domba".
Hukum Qurban:
1. Mayoritas ulama terdiri antar lain: Abu Bakar siddiq, Uamr bin Khattab, Bilal, Abu Masud, Said bin Musayyab, Alqamah, Malik, Syafii Ahmad, Abu Yusuf dll. Mengatakan Qurban hukumnya sunnah, barangsiapa melaksanakannya mendapatkan pahala dan barang siapa tidak melakukannya tidak dosa dan tidak harus qadla, meskipun ia mampu dan kaya.Qurban hukumnya sunnah kifayah kepada keluarga yang beranggotakan lebih satu orang, apabila salah satu dari mereka telah melakukannya maka itu telah mencukupi. Qurban menjadi sunnah ain kepada keluarga yang hanya berjumlah satu orang. Mereka yang disunnah berqurban adalah yang mempunyai kelebihan dari kebutuhan sehari-harinya yang kebutuhan makanan dan pakaian.
2. Riwayat dari ulama Malikiyah emngatakan qurban hukumnya wajib bagi mereka yang mampu.
Adakah nisab qurban?
Para ulama berbeda pendapat mengenai ukuran seseorang disunnahkan melakukan qurban. Imam Hanafi mengatakan barang siapa mempunyai kelebihan 200 dirham atau memiliki harta senilai itu, dari kebutuhan tinggal, pakaian dan kebutuhan dasarnya.
Imam Ahmad berkata: ukuran mampu quran adalah apabila dia bisa membelinya dengan uangnya walaupun uang tersebut didapatkannya dari hutang yang ia mampu membayarnya.
Imam Malik mengatakan bahwa ukuran seseorang mampu qurban adalah apabila ia mempunyai kelebihan seharga hewan qurban dan tidak memerlukan uang tersebut untuk kebutuhannya yang mendasar selama setahun. Apabila tahun itu ia membutuhkan uang tersebut maka ia tidak disunnahkan berqurban.
Imam Syafii mengatakan: ukuran mampu adalah apabila seseorang mempunyai kelebihan uang dari kebutuhannya dan kebutuhan orang yang menjadi tanggungannya, senilai hewan qurban pada hari raya Idul Adha dan tiga hari tasyriq.
Keutamaan qurban:
1. Dari Aisyah r.a. Rasulullah s.a.w. bersabda:"Amal yang paling disukai Allah pada hari penyembelihan adalah mengalirkan darah hewan qurban, sesungguhnya hewan yang diqurbankan akan datang (dengan kebaikan untuk yang melakukan qurban) di hari kiamat kelak dengan tanduk-tanduknya, bulu dan tulang-tulangnya, sesunguhnya (pahala) dari darah hewan qurban telah datang dari Allah sebelum jatuh ke bumi, maka lakukanlah kebaikan ini". (H.R. Tirmidzi).
2. Hadist Ibnu Abbas Rasulullah bersabda:"Tiada sedekah uang yang lebuh mulia dari yang dibelanjakan untuk qurban di hari raya Adha"(H.R. Dar Qutni).
Waktu penyembelihan Qurban
Dari Jundub r.a. :Rasulullah melaksanakan sholat (idulAdha) di hari penyembelihan, lalu beliau menyembelih, kemudian beliau bersabda:"Barangsiapa menyembelih sebelum sholat maka hendaknyha ia mengulangi penyembelihan sebagai ganti, barangsiapa yang belum menyembelih maka hendaklah ia menyembelih dengan menyebut nama Allah". (H.R. Bukhari dan Muslim).
Dari Barra' bin 'Azib, bahwa paman beliau bernama Abu Bardah menyembelih qurban sebelum sholat, lalu sampailah ihwal tersebut kepada Rasulullah s.a.w. lalu beliau bersabda:"Barangsiapa menyembelih sebelum sholat maka ia telah menyembelih untuk dirinya sendiri dan barang siapa menyembelih setelah sholat maka sempurnalah ibadahnya dan sesuai dengan sunnah (tradisi) kaum muslimin"(H.R. Bukhari dan Muslim).
Hadist Barra' bin 'Azib, Rasulullah s.a.w. bersabda:"Pekerjaan yang kita mulai lakukan di hari ini (Idul Adha) adalah sholat lalu kita pulang dan menyembelih, barangsiapa melakukannya maka telah sesuai dengan ajaran kami, dan barangsiapa memulai dengan menyembelih maka sesungguhnya itu adalah daging yang ia persembahkan untuk keluarganya dan tidak ada kaitannya dengan ibadah"(H.R. Muslim).
Imam Nawawi menegaskan dalam syarah sahih Muslim bahwa waktu penyembelihan sebaiknya setelah sholat bersama imam, dan telah terjadi konsensus (ijma') ulama dalam masalah ini. Ibnu Mundzir juga menyatakan bahwa semua ulama sepakat mengatakan tidak boleh menyembelih sebelum matahari terbit.
Adapun setelah matahari terbit, Imam Syafi'i dll menyatakan bahwa sah menyembelih setelah matahari terbit dan setelah tenggang waktu kira-kira cukup untuk melakukan sholat dua rakaat dan khutbah. Apabila ia menyembelih pada waktu tersebut maka telah sah meskipun ia sholat ied atau tidak.
Imam Hanafi mengatakan: waktu penyembelihan untuk penduduk pedalaman yang jauh dari perkampungan yang ada masjid adalah terbitnya fajar, sedangkan untuk penduduk kota dan perkampungan yang ada masjid adalah setelah sholat iedul adha dan khutbah ied.
Imam Malik berkata: waktu penyembelihan adalah setelah sholat ied dan khutbah. Imam Ahmad berkata: waktunya adalah setelah sholat ied.Demikian, waktu penyembelihan berlanjut hingga akhir hari tasyriq, yaitu tanggal 13 Dzulhijjah.
Tidak ada dalil yang jelas mengenai batas akhir waktu penyembelihan dan semua didasarkan pada ijtihad, yaitu didasarkan pada logika bahwa pada hari-hari itu diharamkan berpuasa maka selayaknya itu menjadi waktu-waktu yang sah untuk menyembelih qurban.
Menyembelih di malam hari
Menyembelih hewan qurban di malam hari hukumnya makruh sesuai pendapat Imam Syafii. Bahkan menurut imam Malik dan Ahmad: menyembelih pada malam hari hukumnya tidak sah dan menjadi sembelihan biasa, bukan qurban.
Hewan yang disembelih:
Imam Nawawi dalam syarah sahih Muslim menegaskan telah terjadi ijma' ulama bahwa tidak sah melakukan qurban selain dengan onta, sapi dan kambing. Riwayat dari Ibnu Mundzir Hasan bin Sholeh mengatakan sah berqurban dengan banteng untuk tujuh orang dan dengan kijang untuk satu orang.
Adapun riwayat dari Bilal yang mengatakan: "Aku tidak peduli meskipun berqurban dengan seekor ayam, dan aku lebih suka memberikannya kepada yatim yang menderita daripada berqurban dengannya", maksudnya bahwa beliau melihat bahwa bersedekah dengan nilai qurban lebih baik dari berqurban. Ini pendapat Malik dan Tsauri. Begitu juga riwayat sebagian sahabat yang membeli daging lalu menjadikannya qurban, bukanlah menunjukkan boleh berqurban dengan membeli daging, melainkan itu sebagai contoh dari mereka bahwa qurban bukan wajib melainkan sunnah.
Makan daging qurban
Hukum memakan daging qurban yang dilakukan untuk dirinya sendiri, apabila qurban yang dilakukan adalah nadzar maka haram hukumnya memakan daging tersebut dan ia harus menyedekahkan semuanya. Adapun qurban biasa, maka dagingnya dibagi tiga, sepertiga untuk dirinya dan keluarganya, sepertiga untuk dihadiahkan dan sepertiga untuk disedekahkan.
Membagi tiga ini hukumnya sunnah dan bukan merupakan kewajiban. Qatadah bin Nu'man meriwayatkan Rasulullah bersabda:"Dulu aku melarang kalian memakan daging qurban selama tiga hari untuk memudahkan orang yang datang dari jauh, tetapi aku telah menghalalkannya untuk kalian, sekarang makanlah, janganlah menjual daging qurban dan hadyu, makanlah, sedekahkanlah dan ambilah manfaat dari kulitnya dan janganlah menjualnya, apabila kalian mengharapkan dagingnya maka makanlah sesuka hatimu"(H.R. Ahmad).
Sebaiknya dalam dalam melakukan qurban, pelakunyalah yang menyembelih dan tidak mewakilkannya kepada orang lain. Apabila ia mewakilkan kepada orang lain maka sebaiknya ia menyaksikan. Wallahu'alam bissowab

Sunday, 31 October 2010

Papa Ane Seorang Bayaran

Ini adalah kisah Dina. Dina adalah seorang anak berumur 7 tahun. Ibunya sudah meninggal 2 tahun lalu dan ia sekarang hidup bersama ayahnya.

Ayahnya adalah pengusaha sukses yang mapan. Dina pun disekolahkan di sekolah internasional yang mahal dan berkualitas. Namun, Dina jarang sekali bisa bertemu ayahnya karena ayahnya pulang kerja di atas jam 9 disaat Dina sudah tertidur dan pergi sebelum Dina terbangun.

Suatu hari Dina terlihat sangat senang sekali. Hal ini karena malam itu ini merencanakan untuk tidur lebih larut karena esok harinya kebetulan hari libur. Ia menghabiskan malamnya dengan menonton film kartun kesukaannya sambil menanti ayahnya pulang. Rupanya malam itu ayahnya sedikit terlambat karena urusan di kantor.Namun saking rindunya Dina kepada ayahnya, iya memaksa untung tetap terjaga walaupun matanya sudah memerah karena terkantuk.

Akhirnya ayahnya pun pulang. Dengan gembiranya Dina berlari menghampiri ayahnya sambil memeluknya….

“Papa, Dina kangen banget deh sama Papa….!”
“Iya, Papa juga kok Dina. Tapi ini sudah malam.. Papa capek. Dan kamu juga seharusnya sudah tidur, ini kan sudah jam 11 malam.”
“Tapi Dina mau ngobrol-ngobrol dulu dengan papa…” jawab Dina dengan manja.
“ya sudah. Kamu mau ngobrolin apa sama papa?”
“Begini, Pa. Gaji papa sebulannya berapa sih…?”
Dengan sedikit bingung dan malas papanya menjawab, “buat apa kamu tanya hal seperti itu? itu bukan urusan anak kecil.”
“Ah…Papa.. Dina kan mau tau… Berapa sih Pa…??”
“Sudah ah..papa ga mau membahasnya…”
Sambil terus merengek Dina terus bertanya kepada ayahnya. Namun, ayahnya tetap tidak menjawab. Ia pun mengubah pertanyaannya, “kalau begitu begini, Bos papa, bayar papa berapa perjamnya?”
“hemm…Rp 40.000,00 dan sehari ada 8 jam,” jawab ayahnya yang akhirnya terpancing juga….
“Kalau begitu saya mau minta uang Rp 5000,00 donk Pa..?” pinta Dina dengan polosnya.
“Buat apa sih?! Besok kan bisa papa kasih lagi uang jajan. Lagi pula buat papa kamu minta uang tengah malam begini?” jawab ayahnya sedikit kesal karena lelah.
“Sudah lah Pa… Pokoknya DIna minta dulu sekarang… Nanti Dina kasih tau ke papa.”
“Kamu tuh ngapain sih sudah malam minta yang aneh-aneh saja..!”ayah Dina bertambah kesal.

“SUDAH MASUK SANA KE KAMAR…!” perintah ayahnya dengan nada keras.
Dina pun berjalan ke kamarnya sambil menangis. Ia menangis karena takut, sedih dan kaget. Dari luar kamar masih terdengar Dina menangis di kamarnya. Ayah Dina pun menjadi tidak bisa tidur karena merasa bersalah. Lalu ia datang ke kamar anaknya untuk menjenguk dan meminta maaf…
“Dina, maaf ya tadi Papa marah dan bentak kamu. Habis kamu juga sih malam-milam minta yang aneh-aneh. Lapi pula Papa kan capek baru pulang kerja.” Lalu ayahnya memeluk DIna sambil bertanya, “memangnya tadi kamu mau minta uang Rp 5000,00 buat apa sih? emangnya kamu mau jajan tengah-tengah malam begini?”

“Begini lho Pa. Aku kan punya uang Rp 15.000,00. Aku mau minta uangg Rp 5000,00 ke papa supaya uang saya jadi genap Rp 20.000,00. Dengan uang itu saya mau membeli waktu papa selama 30 menit, karena Bos papa kan bayar papa Rp 40.000,00 untuk 1 jam. Dina mau beli waktu papa 30 menit supaya papa mau temenin Dina main, temenin Dina jalan-jalan. Aku mau walaupun cuma 30 menit tapi papa bisa sama-sama Dina dan tidak terganggu sama yang lain, Dina kangen sama papa… Dina sayang sama papa…”
Mendengar hal itu ayahnya menangis dan tersadar betapa selama ini ia tidak memberikan cukup perhatian kepada anaknya. Dipeluknya anaknya itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan buat anaknya.

Saturday, 23 October 2010

Einstein Versus Mr. Bean

Dalam sebuah perjalanan di Kapal Pesiar, Einstein dan Mr.Bean duduk berdampingan.

Untuk mengisi waktu perjalanan Einstein mengajak Mr.Bean memainkan sebuah permainan, yang disambut baik oleh Mr.Bean.

“Kita masing2 mengajukan pertanyaan, jika pertanyaan saya & Anda tidak tahu jawabannya maka Anda membayar saya hanya $ 5, Tetapi jika pertanyaan Anda saya tidak tahu jawabannya, saya akan membayar Anda $ 500.” kata Einstein dengan yakinnya.

Einstein mengajukan pertanyaan pertama : “Berapa jarak dari Bumi ke Bulan?”

Mr Bean tidak mengucapkan sepatah kata pun, langsung merogoh saku, mengeluarkan $ 5 diberikan kepada Einstein.

Sekarang, giliran Mr Bean bertanya : “Apakah yang saat naik ke atas bukit menggunakan 3 kaki, dan saat turun menggunakan 4 kaki?”

Einstein berusaha keras mencari jawabannya, melakukan pencarian internet, dan meminta semua teman-temannya yg cerdas-cerdas …..
Setelah satu jam ia merogoh kantong dan memberikan Mr.Bean $ 500.

Sambil penasaran Einstein bertanya : “Ok, jadi apa yang naik keatas bukit dengan 3 kaki dan turun dengan 4 kaki ??”

Sambil tetap diam .. Mr Bean merogoh saku, dan memberikan Einstein $ 5. waxawax...4x

Friday, 22 October 2010

Tebakan Humor

1. Kalau batman minum kopi, klo superman minum apa?
Minumpas kejahatan (menumpas kejahatan)

2. Kenapa dinamakan nasi goreng?
Karena Dina Laper

3. Kabel apa yang mau mengeluarkan air?
Kebelet pi2s

4. Monyet apa yang suka-suka?
Mo nyetel TV boleh, mo nyetel radio boleh, mo nyetel apapun boleh...

5. Klo rambut putih namax uban
klo rambut merah namax pirang
klo rambut hijau
namax apa?

Rambutan belum matang...

6. Kopi apa yang nyusahin?
Koe piker sendiri lah….

7. Mobil apa yang bisa terbang?
mo bilang pesawat kek, mau bilang burung kek...

8. Panjang, berbulu, disukai ibu2 apa hayooo?
sapoe

9. Kenapa kepala atas manusia banyak ubannya dan kepala bawah tidak?
Soalnya kepala atas mikirinnya yang susah-susah
sementara kepala yang bawah mikirinnya yang enak-enak aja.

10. Apa yang membuat tempe gosong dan cewek bunting?
Telat ngangkat..

11. Siapakah nama bapak Ibu Kartini?
Sejati – Ibu kita Kartini, Putri sejati …

12. Kenapa wanita nggak suka pakai helm?

Karena 7 dari 10 wanita indonesia lebih aman pakai KOTEX’S (Pembalut)


13. Kenapa kentut laki-laki lebih besar dari pada kentut perempuan?
Karena laki-laki mempunyai mix didepannya.
Sedangkan perempuan tidak punya.

14. Katak apa yang mesra?
KATAKAN CINTA …

15. Kadal makan buaya besar apanya ?
Besar bohongnya dunk...

16. Kencan apa yang paling menyakitkan?
Kecantol kawat


17. Kenapa nyamuk lebih kurus dari pada lalat?
Karena nyamuk suka bergadang.

18. Sapu apa yg paling menjengkelkan diseluruh dunia?
SAPUlang sekolah disuruh emak kepasar eh ketabrak kereta

19. Selain minyak wangi,minyak goreng,dll,
minyak apa lagi yang disukai Ibu-ibu dan remaja putri ?
Minyaksikan senetron

Thursday, 21 October 2010

Penyakit Menular

Seorang wanita yang cantik dan seksi pergi ke Dokter untuk mengkonsultasikan penyakitnya.

Pasien : "Dok, payudaraku kok terasa keras sekali dan sakit ya?"

Kemudian si Dokter mulai memeriksa dengan memegang payudara wanita tersebut untuk beberapa saat, dan si pasien kembali bertanya

Pasien : "Jadi bagaimana dok?"
Dokter : "Ini sepertinya penyakit menular. Sekarang penis saya yang keras dan sakit.”

Hewan apa yang hurufnya cuma ada dua?

Jawaban: Udang (U dan G)

Kenapa kucing selalu menyembunyikan tahinya dengan pasir?

Jawabannya : Karena....takut di ambil kamu!!!

Pantun

Ikan hiu pegel-pegel
I love U girl...

Beli soto ayam tidak ada ayamnya

Ada seorang pembeli yang berantem dengan pedagang soto karena beli soto ayam, tetapi tidak ada ayamnya.

Pembeli: "Bang! Nih soto ayam, kok gak ada ayamnya???"

Pedagang: (sedang sewot) "Emangnya kalau kamu beli jambu monyet, ada monyetnya?"

Friday, 17 September 2010

Percaya Diri

Yakinkanlah pada diri bahwa diri mampu berdikari.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri mampu berdiri.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri mampu tuk memilih.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri hidup dari sebuah pilihan yang harus dipilih.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri bila tak mampu tuk memilih cukup hanya dengan mati.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri tidak bisa dikebiri.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri hidup hanya satu kali.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri akan kembali pada Illahi.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri kapan tuk memulai.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri sebuah jawaban pada diri sendiri.
Yakinkanlah pada diri bahwa diri harus menjadi pria terpilih.

[Pria Berkarakter]

Sunday, 12 September 2010

Aku Adalah Kehidupan Kekasihku


Aku Adalah Kehidupan Kekasihku


Apa yang dapat aku lakukan, wahai ummat Muslim?

Aku tidak mengetahui diriku sendiri.

Aku bukan Kristen, bukan Yahudi.

Bukan Majusi, bukan Islam.

Bukan dari Timur, maupun Barat.

Bukan dari darat, maupun laut.

Bukan dari Sumber Alam.

Bukan dari surga yang berputar.

Bukan dari bumi, air, udara, maupun api.

Bukan dari singgasana, penjara, eksistensi, maupun makhluk.

Bukan dari India, Cina, Bulgaria, Saqseen,

Bukan dari kerajaan Iraq, maupun Khurasan,

Bukan dari dunia kini atau akan datang, surga atau neraka,

Bukan dari Adam, Hawa, Taman Surgawi atau Firdaus, Tempatku tidak bertempat.

Jejakku tidak berjejak.

Baik raga maupun jiwaku :

semuanya adalah kehidupan Kekasihku ...

[Source : Jalalludin Arrumi]
Pria berkarakter

Akulah Angin Engkaulah Api


Jangan percaya padaku,
sebab aku menderu
memburu
tak tertandingi waktu

Akulah yang meliukkan seribu pohonan,
memporandakan kluster-kluster bintang
menumbangkan benih yang baru berkecambah

Aku berjalan lebih cepat dari lari kereta
Aku makan lebih banyak dari titan yang diungsikan ke alam kegelapan
Aku menyerap batu
Aku menghembus Asap
Aku melebar tanpa kelihatan
Aku menyepoi membelai rambut perawan
Menidurkannya dalam lelap dan membangunkannya dengan tamparan

Jelaga malam retak ketika aku tanpa permisi datang menghentak
Lautan gemuruh, padahal aku hanya melambai
Dan ikan saling menuduh, mereka bilang,
cepat lari, sebentar lagi ada badai!

Namun Engkau Api
Ketika kuhembus engkau semakin besar
saat ku biarkan engkau mengecil sendirian

Karena Engkau Api,
Menyala saat terang
gemerlapan ketika malam
Tapi Engkau akan selalu sendirian.

Namun engkau api
Selesap asap semerona bara
Sekerlip kena sekulit luka
Namun saat menyesap, hangat kau gurat
Seumpama korek,
kau bahkan mau berada di ujungnya,
memercik cahaya pada pentulnya

Kaulah kobar paradoks untuk kehidupan,
Energi netral yang mampu meliuk positif atau tertahan menjelma
kejahatan.

Akulah Angin Engkaulah Api
Maka kita bisa saja berpelukan

(source : Jalaludin Arrumi)

Thursday, 9 September 2010

LEBARAN

Segenap keluarga Onet mengucapkan Minal Adzin Wal Faidzin " Mohon Maaf Lahir Bathin"

Tebarkan benih-benih romantisme silahturrahmi sosial

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution